Sabtu, 28 Februari 2015

gmail


Cerita Lucu

CeritaLucu.Gen22.net - Suatu ketika, Jono bertamu ke rumah teman lamanya yang kini sudah menjadi orang kaya. Namun ternyata teman lamanya, Benny sudah berubah, dia tidak seperti Benny yang Jono kenal dulu.

Benny : Mau Minum Apa…?? Jus, teh, Coklat, Capucino, Frapucino, atau kopi.??

Jono : Teh aja, makasih.

Benny : Tehnya teh Ceylon, india, herbal, hijau, madu ?

Jono : Teh Ceylon aja

Benny : Pake es atau hangat..?

Jono : Pake es aja

Benny : Es nya es batu, es serut, atau di hancurkan?

Jono : Oh… gak usah repot-repot. Es batu aja.

Benny : Es batunya mau bentuk kubus, pipih, bulat, atau bentuk hati ?

Jono : Hati aja…

Benny : Baik, Anda mau teh nya hitam apa hijau ?

Jono : Hitam

Benny : Dengan susu atau krim segar ?

Jono : Susu donk.

Benny : Susu kambing atau sapi ?

Jono : Susu Sapi donk…

Benny : Sapi Selandia Baru atau Afrika ?

Jono : Kalo gitu gak jadi teh hitam, the hijau aja deh.

Benny : Oke, Mau pemanisnya pake gula atau madu ?

Jono : Gula.

Benny : Gula bit atau tebu?

Jono : Gula tebu.

Benny : Tebu nya putih, coklat, atau kuning?

Jono : Huaaaa.. hu.. hu…. Saya minum air putih aja deh ( Mulai stress dan menangis )

Benny : Dingin atau biasa?

Jono : Yang dingin.

Benny : Minus 5, 10, 20, atau 30 ?

Jono : Maaf pak saya mau pulang aja.

Benny : Oke, pulangnya mau lewat mana ? Pintu Lobby, koridor, atau backstage ?

Jono : KAMPREET !!…. (Jejelin Benny Pake GOLOK)

Artikel Pendidikan

Filosofi Pendidikan

Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti dilakukan banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia bisa mengajar bayi mereka sebelum kelahiran.
Bagi sebagian orang, pengalaman kehidupan sehari-hari lebih berarti daripada pendidikan formal. Anggota keluarga mempunyai peran pengajaran yang amat mendalam, sering kali lebih mendalam dari yang disadari mereka, walaupun pengajaran anggota keluarga berjalan secara tidak resmi.

Fungsi Pendidikan

Menurut Horton dan Hunt, lembaga pendidikan berkaitan dengan fungsi yang nyata (manifes). Mempersiapkan  anggota masyarakt untuk mencari nafkah, fungsi laten lembaga sebagai wadah pendidikan, melalui pendidikan di sekolah orang tua melimpahkan tugas dan wewenangnya dalam mendidik anak kepada sekolah.
Sekolah memiliki potensi untuk menanamkan nilai pembangkangan di masyarakat. Hal ini tercermin dengan danya perbedaan pandangan antara sekolah dan masyarakat tentang sesuatu hal, misalnya pendidikan seks dan sikap terbuka.
Pendidikan sekolah diharapkan dapat mensosialisasikan kepada para anak didiknya untuk menerima perbedaan prestise, privilese, dan status yang ada dalam masyarakat. Memilih dan mengajarkan peranan sosila.
Artikel Pendidikan

Filosofi Pendidikan

Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti dilakukan banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia bisa mengajar bayi mereka sebelum kelahiran.
Bagi sebagian orang, pengalaman kehidupan sehari-hari lebih berarti daripada pendidikan formal. Anggota keluarga mempunyai peran pengajaran yang amat mendalam, sering kali lebih mendalam dari yang disadari mereka, walaupun pengajaran anggota keluarga berjalan secara tidak resmi.

Fungsi Pendidikan

Menurut Horton dan Hunt, lembaga pendidikan berkaitan dengan fungsi yang nyata (manifes). Mempersiapkan  anggota masyarakt untuk mencari nafkah, fungsi laten lembaga sebagai wadah pendidikan, melalui pendidikan di sekolah orang tua melimpahkan tugas dan wewenangnya dalam mendidik anak kepada sekolah.
Sekolah memiliki potensi untuk menanamkan nilai pembangkangan di masyarakat. Hal ini tercermin dengan danya perbedaan pandangan antara sekolah dan masyarakat tentang sesuatu hal, misalnya pendidikan seks dan sikap terbuka.
Pendidikan sekolah diharapkan dapat mensosialisasikan kepada para anak didiknya untuk menerima perbedaan prestise, privilese, dan status yang ada dalam masyarakat. Memilih dan mengajarkan peranan sosila.
Artikel Pendidikan